Tampilkan postingan dengan label snare. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label snare. Tampilkan semua postingan

Alat Perkusi Ritmis/ Tidak Bernada

 

Selamat datang di PERKUSIBERNADA.COM, web blog yang mandiri..

Keep healthy and always PRACTICE EVERYDAY!!!

 Sumber: http://vickyjohnson.altervista.org/DME%20Orff%20Assignment.htm

    Alat perkusi ritmis/ tidak bernada adalah instrumen perkusi yang tidak memiliki nada dan bersifat polyritmic artinya kebanyakan kategori ini sering digunakan dalam reportoar musik sebagai pemegang tempo/ketukan sehingga sebuah lagu berjalan sesuai tempo yang berlaku dan tidak ngawur.

    Contoh alat perkusi rimis, Drum Set, Snare Drum, Grand Cassa/ Bass Drum, Piatti, Cymbal, Castagnet, Wood Block, Quint Tom Bongo, Conga, Tambourine, Tam-tam, dll. Untuk wilayah musik klasik/ orchestra, perkusi ritmis lebih membawa nuansa yang lebih variatif dan energik, sehingga saat di pertunjukan juga terlihat lebih hidup susasan musiknya.

    Tentu saja tiap-tiap instrumen pasti memiliki jenis dan merk yang bervariatif, artinya semakin harga dan merk tersebut bagus, pasti suara yang dihasilkan tentu saja lebih baik dari yang harganya lebih rendah. Dan juga faktor tuning merupakan hal penting dalam mengatur tekanan membran dalam perkusi ritmis, terutama yang sumber bunyinya berasal dari membran itu sendiri, seperti Drum Set, Snare Drum, Bass Drum, dll.

Tips-Tips Sticking Dan Pemanasan Snare Drum

Nah, di bawah ini ada beberapa tips dalam berlatih sticking :

1. Latihan memukul di atas bantal atau benda lain yang tidak menghasilkan
pantulan, agar dapat meningkatkan kecepatan dan kekuatan pukulan.

2. Untuk latihan kecepatan pukulan, coba mainkan triplet di atas bantal, dengan memberi aksen pada pukulan pertama selama 5 menit, di mulai dari tangan kanan dan bergantian dengan tangan kiri. Naikkan kecepatanmu secara bertahap tiap 5 menit.

3. Rudimen sangatlah penting ! Pelajari berbagai jenis rudimen yang ada (single stroke, double stroke, paradidle, flam, drag, dll), jangan hanya terfokus pada satu jenis. Latih semuanya dengan baik, lalu coba kombinasikan.

4. Biasakan untuk selalu memulai permainan dengan pemanasan yang cukup. Pemanasan diawali dengan tempo lambat lalu perlahan naikkan kecepatan secara bertahap. Bermain dengan kecepatan tinggi sebelum melakukan pemanasan yang memadai akan menyebabkan ketegangan pada pergelangan tangan, dan menyulitkan dalam meningkatkan kecepatan.

5. Dalam memukul yang bergerak adalah pergelangan tangan. Suara yang dihasilkan akan lebih baik dari pada bila memukul dengan menggerakkan seluruh tangan.

6. Untuk membentuk otot, gunakan stik yang lebih berat dan tebal dari yang biasanya. Hal ini juga membantu dalam meningkatkan kecepatan pukulan.

7. Untuk melatih double stroke roll, mulailah bermain tanpa memantulkan stik (dua pukulan pada satu tangan). Setelah menguasai hal itu, mulailah memantulkan stik perlahan. Jangan menaikkan kecepatan sebelum menguasai double stroke roll yang pelan dengan baik.

Latihan Drum Mahir: Panduan Lengkap

     Banyak orang berpikir main drum itu cuma soal pukul-pukul keras dan terlihat keren di panggung. Tapi sebenarnya, drum adalah instrumen ...