Tampilkan postingan dengan label vibes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vibes. Tampilkan semua postingan

VIBRAPHONE : MENGENAL TEKNIK DAN CARA BERMAIN

    Vibraphone telah mengalami peningkatan popularitas selama dekade terakhir. Bandingkan "seperti yang baru ditemukan" dan sebagian besar disebabkan oleh pemain lawas seperti Gary Burton, Milt Jackson, Mike Mainieri, dan David Friedman. Sementara para pemain ini (dan pemain yang sama dengan mereka) harus mencari dan berebut untuk menemukan pembelajaran dan literatur yang sesuai, dan akhirnya bagi pemula saat ini memiliki tugas yang jauh lebih mudah. Sayangnya banyak yang masih menggunakan materi dan solo yang sudah ketinggalan zaman. Kadang literatur marimba dan xylophone, meskipun menantang, tidak ditulis secara khusus untuk vibraphone dan tidak berfokus pada teknik vibraphone sendiri seperti teknik pedaling dan dampening.

Sumber: https://kontaktlibraries.com/wp-content/uploads/2016/05/VIBRAPHONEYAMAHAYV1600A-4.jpg

    Karena masalah teknis yang sulit, banyak literatur keyboard percussion standar yang tidak dapat digunakan. Seperti teknik sustain pedal, mallet dampening, hand dampening, penggunaan motor, lengkungan nada, vibrato mulut, dan permainan arco semuanya unik untuk vibraphone. Karena teknik ini dan suara yang dihasilkan, pemilihan bahan yang sesuai harus dilakukan benar dan hati-hati. Artikel ini akan mencoba menjelaskan berbagai teknik dan mengidentifikasi beberapa metode yang disusun dengan seksama dalam pemikiran dasar instrumen vibraphone. Pertama-tama saya ingin menjelaskan dan memperjelas teknik yang disebutkan di atas:

SUSTAIN PEDAL: Kekuatan sustain pada vibraphone terletak pada penahan getaran bilah, maka untuk menahan agar tidak terlalu lama gaungnya diperlukan dempaning pedal. Sebagai aturan yang sangat umum, pedal digunakan di antara pergantian akord atau frase. Pemain juga harus tahu kapan menggunakan pedal dan dimana dia harus menggunakannya, sama dengan pedal pada piano yang dapat memberikan efek yang berbeda.

MALLET DAMPENING: Simbol untuk meredam bilah adalah “X” dan penulisannya ada di atas not. Getaran nada yang lama harus dihentikan dengan menekan kepala mallet ke bilah saat nada dibunyikan. Tekanan mallet yang kuat membuat not setelahnya harus dapat menutupi dampak meredam dari not sebelumnya.

HAND DAMPENING: Pada dasarnya sama dengan meredam dengan mallet kecuali pemain menggunakan sisi bawah jari kelingking untuk menghentikan getaran pada bilah.

MOTOR: Banyak pemain modern saat ini tidak menggunakan motor sama sekali. Jika motor digunakan dalam pemilihan lagu, tentu saja harus mencoba untuk bereksperimen dengan berbagai kecepatan motor untuk menentukan yang paling tepat.

NOTE BENDING: Efek luar biasa ini membutuhkan sedikit latihan untuk menguasainya. Pukul nada dan kemudian untuk membengkokkan (melengkung) nada, letakkan kepala mallet (hard/rubber) di titik nodal (tempat tali melewati bilah). Tekan mallet karet tersebut ke dalam simpul dan tarik maleet ke arah kita. Ini akan memberikan efek nada yang dapat diturunkan atau dinaikkan. Seperti fungsi pada scroll keyboard.

MOUTH VIBRATO: Efek ini hanya akan bekerja pada nada atas instrumen. Setelah memukul salah satu nada atas, tempatkan mulut kita sekitar satu hingga dua inci di atas bilah. Dengan membuka dan menutup mulut kita, bilah akan merespons dengan jenis suara "vibrato a,i,u,e,o" (rongga mulut kira-kira seukuran resonator atas). Oleh karena itu, dengan membuka dan menutup mulut, intensitas suara dapat berkurang dan diperkuat.

ARCO: Geseklah bow contra bass atau cello di ujung bilah vibraphone. Ini akan menghasilkan suara yang sangat berbeda, harmonik yang paling terdengar. Seorang komposer akan meminta suara ini dengan menunjukkan "arco" pada part atau nada tertentu.

ONE-HAND DAMPENING: Setelah memukul nada, segera posisikan tangan yang sama untuk meredam bilah yang dipukul sebelumnya. Teknik ini perlu digunakan jika salah satu tangan sibuk dan tidak dapat digunakan untuk membantu tangan lainnya. Ini juga berguna untuk memainkan double stop (dua nada sekaligus), dengan tangan yang sama lalu pukul dua nada dan kemudian pindah kembali dengan meredam kedua nada tadi. Ini sangat efektif pada saat memainkan Multi-Percussion yang harus memainkan banyak alat namun hanya terbatas menggunakan dua tangan.

ONE HAND ROLL: Dengan pedal sustain di bawah, gunakan salah satu tangan untuk "memukulkan" mallet secara bolak-balik di antara dua not berbeda. Dengan sedikit latihan, teknik ini akan terdengar seperti roll yang halus dan akan membebaskan sisi yang lain untuk memainkan nada yang independen.

 

Sumber: Vibraphone: Technique, Methods, Solos Jim McKinney Vol 3, #4, p. 14 (Mar-Apr. 1998) [Complete article from BANDWORLD Magazine]

Bagian-bagian Pada Marimba

Organologi Marimba 
Keterangan :
  1. Leg with wheel : tumpuan marimba dengan roda terletak pada bagian kanan bawah.
  2. Small end piece : bagian ini terletak pada kanan marimba, bagian ini berguna untuk menopang Rail.
  3. Accidental tone bars : bilahan marimba untuk nada-nada kromatis ( C#, D# ).
  4. Natural tone bars : bilahan marimba untuk nada-nada natural ( C, D,E ).
  5. Large end piece : bagian ini terletak pada kiri marimba, bagian ini berguna untuk menopang Rail.
  6. Y- adjusting road: bagian ini untuk mengatur posisi tinggi rendah marimba.
  7.  Height adjustment mechanism : seperti putaran katrol untuk menaikkan dan menurunkan posisi marimba.
  8. Natural resonators : tabung resonansi untuk nada natural.
  9. Angel brace : besi penghubung antara adjusting rod dengan height adjustment mechanism.
  10. Connection rod : besi penghubung antara large end piece dengan small end piece dan sebagai pengunci pada rangka bawah marimba.
  11. Accidental resonators : tabung resonansi untuk nada Accidental/kromatis.
  12. Rail : besi yang menyangga bilah pada marimba.
  13. Bar support : seperti kancing guna menghimpit bilah marimba supaya tetap rapat.
  14. Cord : tali untung menghubungkan bilah satu dengan yang lain.
  15. Comer pin : seperti besi kecil yang gunanya sebagai tempat untuk mengikatkan tali ke bagian marimba supaya kuat dan tidak terlepas.

Bagian –bagian diatas merupakan bagian yang umum pada marimba. Di era saat ini beberapa marimba memiliki bagian tambahan di dalam organologinya untuk mempermudah dalam permainan tertentu seperti contoh marimba marching band. Marimba marching band memiliki tambahan bagian penyangga yang terdapat pada bagian rail, penyangga tersebut berguna untuk penambahan instrumen seperti cymbal atau tom-tom. Setiap bagian yang terdapat pada marimba memiliki fungsinya masing-masing,hal yang sangat penting untuk selalu menjaga setiap bagian yang terdapat pada marimba dalam keadaan yang  baik.


Marimba pada Marching Band


Buku Panduan : Teknik Bermain Vibraphone

Berikut adalah beberapa buku solo dan metode yang menggunakan beberapa atau semua efek di materi sebelumnya. Penilaiannya adalah Grade 1 dan 2 untuk mudah, Grade 3 untuk sedang, Grade 4 untuk agak sulit, dan Grade 5 untuk sulit.

1. All Alone by the Vibraphone oleh Victor Feldman (Tre Publishers). Koleksi solo yang mencakup swinging blues, perubahan akor untuk solo improvisasi terbuka (opsional), dan pengembangan akor Arr. Danny Boy. Grade 3 sampai 4.

2. Mallets in Mind by Tom Brown (Kendor Music). Semua solo ini adalah komposisi asli. Memanfaatkan mallet 3 dan 4, simbol akor diberikan (memungkinkan kemungkinan menambahkan garis bass). Koleksinya banyak Latin dengan tanda pedal yang jelas. Grade 2+ hingga 4.

3. Six Unaccompanied Solos by Gary Burton (Creative Music). Kunci yang menyegarkan, artikulasi yang jelas, dan teknik menandai solo yang sangat sulit ini. Hanya pemain tingkat lanjut yang harus mencoba. Grade 5 ke atas.

4. Solos for the Vibraphone Player selected and edited by Ian Finkel. (Schirmer). Transkripsi ini adalah karya klasik dari abad ketujuh belas, kedelapan belas dan kesembilan belas. Berbagai kunci dan bentuk digunakan. Grade 2 sampai 4.

5. Music of the Day by Bill Molenhof (Kendor Music). Grup solo ini disertai dengan rekaman. Solo yang sangat segar ini memiliki tanda-tanda peredam tepian dan mallet yang jelas. Materi resital atau solo yang sangat bagus. Grade 4 sampai 5.

6. Recital for Vibraharp by Tom Davis (Barnhouse). Lima komposisi asli digabungkan dengan dua solo tradisional dan enam solo yang ditranskripsikan. Semua solo ini membuat resital untuk karya solo yang sangat bagus. Pemahaman lengkap Mr. Davis tentang instrumen yang dikombinasikan dengan keterampilan komposisi yang sangat baik membuat buku ini menjadi suatu keharusan bagi setiap perpustakaan. Grade 3 sampai 5.

7. Contemporary Solos for Vibraphone and Marimba by Gitta Steiner (Belwin Mills). Beberapa solo untuk vibraphone, yang lain untuk marimba dan yang lainnya untuk instrumen. Semua pilihan dalam aliran kontemporer dan membutuhkan teknik yang cukup maju. Dua dan empat mallet digunakan dan permainan kunci bass diperlukan pada solo marimba ini. Grade 2+ hingga 3+.

8. Vibraphone Technique by Ron Delp (Berklee Press). Pendekatan teoretis yang baik untuk akord, suara akor, dan comping. Buku ini menawarkan arah baru untuk improvisasi vibraphone yang terutama berkaitan dengan penjelasan teori improvisasi. Beberapa solo lead sheet asli disertakan pada buku ini.

9. New Works for New Times by Bill Molenhof (Kendor Music). Keenam solo ini memiliki tingkat kesulitan mulai dari Grade 5 hingga 6 dan beberapa direkam pada rekor Molenhof "Beach Street Years" (Mark Records MJS - 7596). Beberapa solo termasuk improvisasi atas perubahan akor untuk solois dan semua melibatkan pendekatan harmonik yang lebih modern. Grade 5-6.

10. The Solo Vibist, Vol. 1 by Tom Brown (Permus Publications). Pendekatan awal yang sangat bagus untuk bermain vibraphone. Tanda pedal yang jelas dan nada melodi yang mudah membuat ini menjadi tambahan dan berguna untuk perpustakaan mana pun. Diperlukan dua, tiga, dan empat mallet. Grade 2+.

11. Vibraphone Technique Dampening and Pedaling, David Friedman (Berklee Press). Buku ini adalah suatu keharusan bagi vibist yang serius. Ditulis dalam tiga bagian: Mallet Dampening, Pedaling, dan Pedaling and Dampening, ini adalah buku untuk mengembangkan teknik-teknik penting ini. Bagian terakhir berisi etude yang cocok sebagai bahan resital. Grade 3 -5 1/2

12. Jazz Vibes by Gary Burton (Creative Music). Meskipun memiliki hak cipta pada tahun 1965, buku ini masih menawarkan wawasan yang luar biasa tentang improvisasi dan pertunjukan Vibraphone. Buku ini mencakup banyak latihan teknis dan termasuk bagian tentang jazz, frase, pedaling, dampening, catatan teknis dan informasi penting lainnya. Grade 3 - 5.

Festival Marimba di Yogyakarta

Marimba merupakan instrumen perkusi yang tidak asing lagi ditelinga kita. Sehingga sudah layaknya Indonesia bisa mempertemukan para pemain marimba di seluruh Indonesia lewat even ini. Apakah bisa kita mengadakan even ini ??. Bagi kalian yang ingin mendukung terselenggaranya even ini, mari komentar dan bisa bertukar pikiran. Salam perkusi. Terima Kasih

Memoire~Robert Oetomo~played by : Ridhlo Gusti Pradana




Kali ini saya memainkan solo vibraphone yang berjudul Memoire karya : Robert Oetomo, yang pada saat itu dalam acara pelepasan wisuda Jurusan Musik, ISI Yogyakarta tahun 2017-2018. Terdapat kelebihan pada reportoar ini, yaitu menggunakan tangga nada 6# (FIS) yang mungkin jarang sekali digunakan dalam reportoar untuk solo vibraphone. Kesulitan dalam lagu ini meliputi sticking mallet yang terdapat cross sticking yaitu menyilangkan mallet di tangan kanan dan kiri sehingga mengharuskan posisi pemain agak mundur dari jarak instrument. Kemudian pedalling, ada beberapa frase yang tidak perlu diberi sustain karena menyesuaikan dengan notasi yang tertulis, tapi jika menurut interpretasi kalian itu bebas. Jika kalian ingin memiliki part vibraphone nya, silahkan hubungi saya atau bisa comment di kolom samping. Salam Tak Des...

Vibraphone Cover Lagu Yowis Ben Karya Bayu Skak WTB




Kali ini saya menampilkan video cover dari Bayu Skak yang berjudul Gak Iso Turu, dan juga menjadi salah satu sountrack pada film nya yang berjudul YOWIS BEN. Film bahasa jawa full yang baru pertama kali ada. Tonton ya guys!! Aku wong jowo, aku cinta Indonesia dan aku juga nguri-nguri kabudayan. So, aku dukung orang jawa yang berkarya dan itu pasti bisa bersaing dengan bangsa di dunia. Jangan merendahkan orang jawa, karena nenek moyang kita yang menurunkan kebudayaan ini dan harus kita lestarikan. Ada beberapa instument yang saya mainkan, diantaranya : Bass, Gitar, Piano, Drum (pakai controler) dan Vibraphone Maaf jika permainan saya kurang memuaskan. Tapi itu menjadi semangat saya untuk rajin berlatih. Jika ingin mendengarkan aransemen saya dan bertanya seputar perkusi silahkan : SoundCloud : https://soundcloud.com/ridhlogp Facebook : https://www.facebook.com/pradana.perc Instagram : https://www.instagram.com/ridhlogusti/ Twitter : https://twitter.com/pradanagusti Kunjungi juga Blog saya : http://www.malletesis.blogspot.com Thanks for watching my video, please like, comment, and SUBCRIBE...

Sekilas tentang Marimba

Perkusi melodis adalah alat - alat perkusi yang memliki pitch/nada. Salah satunya adalah Marimba, marimba merupakan alat musik yang dulu nya berasal dari Afrika. Lalu setelah zaman berkembang, oleh seorang perkusionis dari Amerika, Marimba ini disempurnakan dan berwujud seperti sekarang ini. Marimba dimainkan menggunakan stik/mallets, biasanya dimainkan dengan 2 mallets tetatpi sampai saat ini sudah ada yang memainkan sampai 6 mallets. Stiknya pun terdiri dari soft, medium, dan hard, tergantuk dari kebutuhan si pemain. Di Indonesia biasanya alat ini dijumpai di kampus - kampus musik dan sekolah - sekolah yang ada marching bandnya. Kalo di Yogyakarta ada kampus musik yang keren namanya Institut Seni Indonesia, alat perkusinya lumayan lengkap disitu. Marimba dibagi menjadi 2 macam ( dilihat dari oktaf pada bilahnya), ada Marimba dangan 4-4,5 oktaf dan Grand Marimba ( 5 oktaf ). Banyak sekali merk - merk marimba saat ini yang menawarkan tone dan kualitas yang bagus, walaupun yang bagus pasti mahal ya broo.. Ada Musser, Adams, Yamaha, Saito, Marimba One, dll. Oh ya sebotan untuk pemain Marimba adalah Marimbist, tapi untuk secara umum bisa juga disebut Malletis. Sekian dan semoga bermanfaat!!

Latihan Drum Mahir: Panduan Lengkap

     Banyak orang berpikir main drum itu cuma soal pukul-pukul keras dan terlihat keren di panggung. Tapi sebenarnya, drum adalah instrumen ...